Dalam mengejar seni kuku yang indah, kesehatan kuku tidak boleh diabaikan. Banyak orang mengalami masalah dengan kuku yang rapuh, mudah patah, dan mengelupas. Munculnya gel fungsional telah membawa titik balik untuk masalah-masalah ini. Apa saja efek ajaibnya? Selanjutnya, mari kita jelajahi bersama.
Jutaan orang di seluruh dunia mengalami masalah dengan kuku yang rapuh, mudah patah, dan terkelupas. Faktor lingkungan dalam kehidupan sehari-hari, serta perubahan cat kuku yang sering, telah membuat masalah ini semakin parah. Rumus penguat kuku canggih dapat membentuk lapisan pelindung yang elastis. Lapisan ini sama elastisnya dengan kuku alami dan dapat menempel erat pada kuku. Ini dapat mencegah kehilangan air. Anda tahu, kehilangan air adalah penyebab utama pemisahan piringan kuku. Pada saat yang sama, ini dapat memastikan pertukaran oksigen yang diperlukan antara kuku dan dunia luar. Orang-orang yang telah menggunakannya mengatakan bahwa setelah menggunakan secara terus-menerus selama tiga minggu, kasus patah kuku berkurang sebesar 68%. Ini seperti memakai "baju pelindung" yang kuat dan bisa bernapas untuk kuku yang rapuh.
Setelah memahami efek pelindung gel fungsional pada kuku yang rapuh, mengapa bisa memiliki efek yang begitu lama? Teknologi polimer modern berperan penting. Ini dapat membuat lapisan penguat kuku tidak terkelupas atau aus hingga 21 hari. Molekul salib dalam gel akan membentuk struktur jaringan tiga dimensi, yang dapat menahan berbagai gesekan dalam kehidupan sehari-hari sambil tetap menjaga kelenturan alami kuku. Berbeda dengan cat kuku tradisional yang hanya menutupi permukaan kuku, formula dari gel fungsional ini dapat menembus ke lapisan keratin kuku dan memperkuat struktur kuku. Studi klinis telah menunjukkan bahwa setelah penggunaan terus-menerus selama enam bulan, ketebalan kuku dapat meningkat hingga 40%. Ini seperti menyuntikkan "bahan penguat" ke dalam kuku, membuatnya lebih kuat.
Karena gel fungsional memiliki efek yang begitu baik, bagaimana cara kita mengaplikasikannya dengan benar? Faktanya, persiapan nail bed sangatlah penting, yang menentukan 90% dari hasil aplikasi. Pertama, gunakan tongkat kayu yang dicelupkan ke dalam penghilang kutikula untuk secara perlahan mendorong kutikula di dasar kuku. Kemudian, amplas permukaan kuku dengan file kuku grit 180 secara lembut, yang dapat menciptakan tekstur yang cocok untuk perekatan gel. Namun, jangan terlalu banyak mengamplas, karena itu akan membuat kuku alami lebih rapuh. Selanjutnya, aplikasikan agen dehidrasi yang seimbang pH untuk menghilangkan minyak pada kuku dan memastikan bahwa gel dapat menempel dengan lebih baik. Saat proses aplikasi gel, pastikan untuk meliputi tepi kuku, yang dapat mencegah ujung kuku aus lebih awal. Sebagai contoh, sebelum melakukan manikur untuk diri sendiri, persiapkan dengan hati-hati sesuai langkah-langkah ini, yang dapat memberikan fondasi yang baik untuk kuku yang indah berikutnya.
Setelah mendapatkan manikur, semua orang pasti berharap bahwa kuku dapat selalu mempertahankan kilau yang cerah. Mengaplikasikan minyak kutikula dua kali sehari bisa memberikan peran yang sangat baik. Minyak kutikula dapat membentuk penghalang pelindung untuk mencegah penetrasi air dan pada saat yang sama menutrisi tempat tumbuhnya kuku. Saat melakukan pekerjaan rumah, kenakan sarung tangan karet dengan lapisan katun untuk menghindari kuku bersentuhan dengan bahan kimia. Jika kuku memiliki cacat kecil yang perlu diperbaiki, gunakan penghapus cat kuku tanpa aseton, dan aplikasikan lagi lapisan atas setiap 4 hingga 5 hari untuk menjaga permukaan kuku tetap halus. Selain itu, jangan pernah menggunakan kuku Anda untuk membuka sesuatu. Saat mengambil sesuatu, coba gunakan ujung jari terlebih dahulu. Sebagai contoh, jika Anda mencuci piring setelah manikur, memakai sarung tangan dapat membuat manikur bertahan lebih lama.
Tidak peduli seberapa indah manikur itu, akan ada saatnya ketika perlu diganti. Pada saat itu, metode penghapusan cat kuku sangat penting. Metode penghapusan cat kuku yang salah dapat menyebabkan 75% kerusakan pada kuku. Cara yang benar adalah merendam bola kapas dalam penghapus cat kuku murni, lalu bungkus ujung jari satu per satu dengan foil alumunium dan rendam selama 12 hingga 15 menit. Setelah gel melunak, gunakan tongkat kayu secara paralel dengan permukaan kuku dan hapus gel dengan lembut. Jangan pernah mencabut atau mengupas bagian yang bengkok secara paksa, karena ini juga akan mencabut lapisan keratin kuku alami. Setelah menghapus cat kuku, rendam kuku dalam minyak zaitun hangat selama 10 menit untuk memulihkan keseimbangan kelembapan kuku, lalu oleskan lapisan dasar penguat. Misalnya, jika Anda ingin mengganti gaya seni kuku baru, menghapus cat kuku sesuai metode ini dapat melindungi kuku secara maksimal.
Saat menggunakan gel fungsional untuk merawat kuku, kita juga bisa menggunakan beberapa metode alami agar kuku pulih lebih cepat. Kamu bisa membuat masker kuku sekali seminggu dengan avokad yang dihancurkan, madu, dan kuning telur. Biotin dan asam lemak di dalamnya dapat memperkuat struktur kuku. Jika kuku berubah menjadi kuning, gosokkan langsung daging jeruk lemon pada area yang menguning, lalu gosok dengan baking soda. Dalam hal diet, konsumsi lebih banyak makanan yang kaya akan silikon seperti timun dan paprika untuk mendukung produksi keratin dari dalam tubuh. Ini seperti merawat baik dari dalam maupun dari luar, memberikan perawatan komprehensif untuk kuku.